Skip to main content

Nikmatnya nasi Gudeg ceker Bu Witri Solo

Nasi Gudeg ceker Bu Witri Solo. Solo memang terkenal dengan kuliner nasi liwetnya. Kuliner ini akan banyak kita temukan terlebih pada malam hari. Di malam hari, mungkin kita bisa saja dengan mudah menemukan kuliner nasi liwet yang banyak dijumpai terutama di daerah Kraton Mangkunegaran serta daerah Nusukan. Namun kali ini saya tidak akan menuliskan tentang kuliner nasi liwet, melainkan kuliner dengan menu gudeg yang mempunyai citarasa serta ciri khas yang mungkin tidak banyak ditemukan di Kota Solo.

Gudeg ceker Bu Witri Solo
Gudeg ceker Bu Witri


Malam itu, di sebuah warung kecil dan sederhana di depan hotel Asia Solo, nampak kerumunan orang yang sedang mengantri membeli makanan. Memang warung makan ini seringkali terlihat lebih ramai dibandingkan dengan warung makan disekitarnya. Warung makan ini tidak lain adalah warung makan nasi Gudeg Ceker Bu Witri. Saya sudah pernah sekali mengunjungi warung makan ini, sehingga ini adalah kali kedua saya mengunjungi warung makan yang mempunyai 3 menu utama ini.

Gudeg Ceker Bu Witri depan Hotel Asia itulah kata kata yang tertulis pada baner yang berada di depan warung ini, semakin menegaskan saja keberadaan warung gudeg ini di depan hotel Asia Solo. Para pengunjung akan dengan mudah mengingat keberadaan tempat ini karena lokasinya persis di seberang jalan depan hotel Asia . Warung makan ini sangat sederhana, jauh dari kesan mewah, namun jangan ditanya soal citarasa, rasa yang ditawarkan oleh masakan gudeg ini didominasi oleh rasa gurih.

Menu yang ada di warung makan gudeg ceker Bu Witri

Malam itu saya dan rekan saya memesan 2 menu yang berbeda di warung gudeg ini. Ada 3 menu yang ditawarkan di warung gudeg ini, diantaranya :
  • Gudeg ayam
  • Gudeg ceker
  • Gudeg telor
Karena saya tertarik dengan menu utama, yakni gudeg ceker, sayapun memesan 1 porsi gudeg ceker sedangkan rekan saya memilih untuk memesan gudeg telur. Saya sebelumnya pernah makan gudeg telur yang rasanya sangat gurih dan nikmat. Oya meskipun terlihat sederhana, warung gudeg ini tidak pernah sepi oleh pengunjung yang sekedar ingin bersantap sambil menghabiskan malam di kota Solo. Di warung gudeg ini hanya terdapat 2 bangku dengan ukuran panjang dan satu buah televisi. Oya selain makan di bangku yang telah disediakan, kita juga dapat makan gudeg di depan meja besar yang menjadi meja sang empunya pemilik warung makan meracik masakan yang dipesan oleh pembeli.  
   
Pada waktu itu suasana warung cukup ramai. Beberapa pengunjung terlihat menikmati menu yang dihidangkan di meja tepat di meja tempat meracik gudeg yang mereka pesan. Disana disediakan kursi panjang selayaknya kursi pada angkringan yang seringkali kita jumpai di pinggir-pinggir jalan. Kami memilih makan di dalam ruangan yang telah disediakan. Tidak sampai 5 menit pesanan kami sudah diantarkan yakni satu porsi gudeg telor, satu porsi gudeg ceker dan 2 gelas es the manis. Tanpa menunggu lama dan setelah selesai berdoa sebelum makan kamipun menyantap makanan yang telah disajikan. 

Nikmatnya gudeg ceker dengan rasa yang gurih

Satu porsi gudeg terdiri dari nasi, kuah dengan santan, nangka muda, kacang tolo dan lauk yang dipesan. Nah apabila anda memesan ceker, satu porsi gudeg ceker berisi 6 ceker ayam. Sedangkan apabila anda memesan gudeg telur maka akan ditambahkan satu buah telur. Jika anda memesan gudeg ayam, maka lauk juga akan menyesuaikan bagian ayam apa yang akan anda pesan. Bisa suwiran, brutu, sayap ataupun jeroan. Anda juga bisa memesan tambahan lauk seperti memesan ceker saja untuk dinikmati tanpa nasi. Hal ini juga dilakukan oleh salah satu pembeli yang kebetulan duduk di samping saya. Hal yang membedakan gudeg ceker Bu Witri dengan gudeg lainnya adalah rasa gurih yang sangat dominan. 

Beberapa warung makan gudeg, selain menyajikan gudeg yang umumnya mempunyai rasa manis mungkin menawarkan menu gudeg dengan rasa asin ataupun gurih. Dari beberapa warung makan yang menyajikan menu gudeg dengan rasa asin ataupun gurih, warung makan gudeg Bu Witri inilah yang menurut saya paling pas untuk soal rasa maupun porsinya. Sebagai tambahan, di warung makan gudeg ceker Bu Witri juga menyediakan tambahan lauk lainnya berupa baceman tahu ataupun tempe. Kenikmatan lain yang bisa anda dapatkan adalah sensasi makan ceker yang telah dimasak hingga lunak sehingga kita dengan mudah mendapatkan daging yang menempel dengan tulang rawannya. Jika dipikir-pikir makan 6 ceker itu kita akan mendapatkan lebih sedikit daging dibandingkan dengan makan menu gudeg dengan suwiran ayam. Lebih mudah karena tinggal makan tanpa harus bersusah payah memisahkan daging dari tulang tetapi kebanyakan pengunjung lebih suka memesan gudeg ceker, termasuk saya. 

Buka 24 Jam

Tidak sampai 15 menit kita sudah menghabiskan menu yang disajikan. Pandangan saya tertuju pada tulisan yang menempel di tembok warung makan tersebut. Disitu diinformasikan bahwa mulai tanggal 17 Agustus warung makan buka 24 jam nonstop !!. Saya tidak sempat mengkoscek informasi tersebut. Jika benar adanya lebih baik, jadi para pengunjung bias setiap saat mempir di warung ini untuk menikmati menu yang disajikan.

Harga yang cukup murah

Untuk soal harga, menu di warung gudeg ceker Bu Witri Solo cukup murah. Untuk 2 porsi gudeg sesuai yang saya pesan di awal artikel ini dengan 2 gelas es teh, saya hanya membayar Rp. 25.000;. Harga yag cukup murah untuk mendapatkan menu makanan dengan citarasa yang istimewa. Jadi bagi anda yang berkunjung ke Solo dan kebetulan melintasi jalan di sekitar Hotel Asia, tidak ada salahnya mampir untuk mencicipi menu gudeg ceker yang cukup terkenal di kota Solo ini. Tetap jaga kesehatan agar bisa tetap jalan-jalan. Salam.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar